• 021-9172638 (current)
  • perpustakaan@istiqlal.or.id
  • Unduh
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Perpustakaan Istiqlal

  • Login Librarian
  • Berita
  • Profil
    Profil Singkat Struktur Organisasi Sambutan Kepala Perpustakaan Pustakawan Kontak
  • E-Resources
    Indonesiana
    • Batavia Digital
    • Candi di Indonesia
    • Dokumentasi Perfilman Indonesia
    • Dokumentasi Sastra Indonesia
    • Kepustakaan Presiden RI
    • Keraton Nusantara
    • Pernaskahan Nusantara
    • Pusaka Indonesia
    • Kepustakaan Tokoh Pahlawan P. Diponegoro
    • Kepustakaan Tokoh Pahlawan Jenderal Soedirman
    • Kepustakaan Tokoh Perfilman
    • Khasanah Pustaka Nusantara
    • Perpuspedia
    • Literasi Kanker Indonesia
    Pencarian
    • Indonesia One Search
    • DOAJ
    • Google Scholar
    • Scopus
    • JDIH
    • Bibliografi Nasional Indonesia
    • Katalog Induk Nasional
    • KINK Kemenkes
    • R2KN Kemenkes
    Alat & Sumber Belajar
    • Mendeley
    • Perpustakaan Digital
    • TED
    • Google Experiments
    • Sumber Belajar Kemdikbud
    • Ebook
    Pustaka Kami
    • Jurnal Nasional
    • Jurnal Internasional
    • Jurnal Dilanggan
    • Prosiding
    • Modul Bahan Ajar
  • Area Anggota
    Masuk Daftar Online

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Hadis Palsu Dalam 4 Kitab Sunan

Electronic Resource

Hadis Palsu Dalam 4 Kitab Sunan

Muhammad Nashiruddin al-Albani - Nama Orang;

Jika kita memperhatikan aktivitas ritual ibadah yang dilakukan oleh kebanyakan ummat Islam saat ini, kemudian kita bandingkan dengan tuntunan al-Qur'an dan as-Sunnah yang shahih, sepertinya kita mendapati sebuah miss link di sana. Banyak sekali amalan yang di-anjurkan oleh tokoh-tokoh agama, para ustadz dan da'i yang, jika kita cari sumbernya dalam al-Qur'an dan as-Sunnah yang shahih, kita tidak menemukannya.

Jika kita telusuri sebabnya, ini dikarenakan keterbatasan kemampuan para da'i tersebut untuk mengakses Islam dari sumbernya yang asli. Berbeda dengan ulama terdahulu, para imam terdahulu sangat menjaga periwayatan (sanad) untuk menjaga otentitas data yang mereka terima. Dengan sanad inilah kita dapat meneliti keshahihan sebuah hadits/riwayat.

Syaikh Muhammmad Nashiruddin al-Albani adalah salah satu imam ahli hadits abad ini yang mempertahankan dan getol mempromosikan tradisi para ulama ahli hadits terdahulu, demi mempertahankan keotentikan Islam sebagaimana yang dibawa nabi Muhammad di masanya.

Dalam buku kecil ini, anda dapat melihat bagaimana para imam ahli hadits Abu Daud, at-Tirmidzi, an-Nasa'i dan Ibnu Majah sangat menjaga keshahihan hadits Nabi. Itupun dengan menyertakan sanad (silsilah periwayatan) yang memudahkan kepada kita yang hidup sekian abad setelah mereka meneliti kebenaran hadits-hadits tersebut tanpa harus taqlid kepada mereka.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
2X2.016 Alb h
Penerbit
Jakarta Timur : Pustaka as-Sunnah, Jakarta., 2006
Deskripsi Fisik
xv, 136 hlm, ; 12 x 19,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979-3913-06-1
Klasifikasi
2X2.016
Tipe Isi
text
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
online resource
Edisi
Cet. 2.
Subjek
petunjuk hadist
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Muhammad Nashiruddin al-Albani
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Hadist Palsu Dalam 4 Kitab Sunan
    Jika kita memperhatikan aktivitas ritual ibadah yang dilakukan oleh kebanyakan ummat Islam saat ini, kemudian kita bandingkan dengan tuntunan al-Qur'an dan as-Sunnah yang shahih, sepertinya kita mendapati sebuah miss link di sana. Banyak sekali amalan yang di-anjurkan oleh tokoh-tokoh agama, para ustadz dan da'i yang, jika kita cari sumbernya dalam al-Qur'an dan as-Sunnah yang shahih, kita tidak menemukannya. Jika kita telusuri sebabnya, ini dikarenakan keterbatasan kemampuan para da'i tersebut untuk mengakses Islam dari sumbernya yang asli. Berbeda dengan ulama terdahulu, para imam terdahulu sangat menjaga periwayatan (sanad) untuk menjaga otentitas data yang mereka terima. Dengan sanad inilah kita dapat meneliti keshahihan sebuah hadits/riwayat. Syaikh Muhammmad Nashiruddin al-Albani adalah salah satu imam ahli hadits abad ini yang mempertahankan dan getol mempromosikan tradisi para ulama ahli hadits terdahulu, demi mempertahankan keotentikan Islam sebagaimana yang dibawa nabi Muhammad di masanya. Dalam buku kecil ini, anda dapat melihat bagaimana para imam ahli hadits Abu Daud, at-Tirmidzi, an-Nasa'i dan Ibnu Majah sangat menjaga keshahihan hadits Nabi. Itupun dengan menyertakan sanad (silsilah periwayatan) yang memudahkan kepada kita yang hidup sekian abad setelah mereka meneliti kebenaran hadits-hadits tersebut tanpa harus taqlid kepada mereka.
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Istiqlal
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Chat on WhatsApp

© 2026 — Perpustakaan Istiqlal

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik